Perangkat keras dan Fungsinya untuk Akses Internet
Perangkat keras
(Hardware) yang dibutuhkan untuk mengakses internet dan fungsinya, antara lain
adalah :
- 1. Komputer
2. Modem
3. Saluran Telepon (Line Telepon), TV Kabel, ISDN, Handphone
1. KOMPUTER
- Komputer merupakan komponen
utama untuk dapat mengkases internet. Spesifikasi komputer yang digunakan
dalam koneksi internet sangat menentukan cepat atau lambatnya kinerja
akses internet. semakin tinggi spesifikasi sebuah komputer, semakin cepat
kinerja akses internet, begitu pula sebaliknya.
2. MODEM
- Modem berasal dari singkatan
MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang
mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk
dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang
memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal
pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima
dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem
adalah alat komunikasi dua arah.
- Secara singkatnya, modem
merupakan alat untuk mengubah sinyal digital komputer menjadi sinyal
analog dan sebaliknya. Komputer yang melakukan koneksi dengan internet
dihubungkan dengan saluran telpon melalui modem. Berdasarkan fungsinya
modem dibagi menjai tiga jenis.
3 Jenis Modem Berdasarkan Fungsinya :
- Modem Dial Up (
Internal/Eksternal/Cable Modem/Modem ADSL)
- Modem Kabel (Cable Modem)
- Modem ADSL (Asymmetric
Digital Subscriber line)
Modem Dial Up ( Internal/Eksternal/Cable
Modem/Modem ADSL)
- Modem dial Up biasa
digunakan oleh Personal Computer (PC) yang langsung dihubungkan melalui
saluran telpon. Jenis modem dial up ada dua macam yaitu:
1)
Modem Internet
Modem Internet merupakan modem
yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam
mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download
adalah 56 Kbps.
2)
Modem Eksternal
Modem eksternal merupakan modem yang letaknya diluar CPU komputer. Modem eksternal dihubungkan ke komputer melalui port com atau USB. Pemasangan modem ini adalah dengan cara menghubungkan modem ke power dan menghubungkannya lagi ke adaptor lalu disambungkan kembali ke listrik.
Modem eksternal merupakan modem yang letaknya diluar CPU komputer. Modem eksternal dihubungkan ke komputer melalui port com atau USB. Pemasangan modem ini adalah dengan cara menghubungkan modem ke power dan menghubungkannya lagi ke adaptor lalu disambungkan kembali ke listrik.
Modem Kabel (Cable Modem)
- Modem Kabel (Cable Modem),
adalah perangkat keras yang menyambungkan PC dengan sambungan TV kabel.
Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan
kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan modem dialup atau modem ADSL,
kecepatan modem kabel maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke
pengguna) dan 2,5Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna).
- Sebelum dapat terkoneksi
dengan internet, maka pengguna diharuskan untuk melakukan pendaftaran
kepada penyedia jasa TV kabel dan ISP (internet Service Provider).
Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber
line)
- ADSL atau Asymmetric
Digital Subscriber Line adalah
salah satu bentuk dari teknologi DSL. Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang
asimetrik, yaitu bahwa data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda
dari satu sisi ke sisi yang lain.
3. Saluran Telepon (Line Telepon), TV Kabel,
ISDN, Satelit, Handphone
- Saluran Telepon (Line
Telepon)
Saluran telepon juga merupakan
perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan
internet. Penggunaan saluran telepon ini juga diikuti dengan penggunan modem
dial up.
- TV Kabel
Selain saluran telpon, untuk melakukan
akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa
mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah
modem kabel. Agar dapat menggunakan modem kabel, computer harus dilengkapi
dengan ethernet (ethernet card).
- ISDN
ISDN (Integrated Services Digital
Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam
suatu jaringan, serta merupakan transmisi system telepon
analog ke system digital.
- Satelit
VSAT (Very Small Aperture Terminal)
adalah stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antenapenerima berbentuk
piringan dengan diameter kurang dari 3 meter.
Fungsi utama dari VSAT adalah untuk
menerima dan mengirim data ke satelit.
- Handphone
Internet juga dikembangkan untuk
aplikasi wireless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan handphone. Protokol yang
digunakan disebut WAP. Wireless Application Protocol disingkat WAP adalah
sebuah protokol atau sebuah teknik messaging service yang memungkinkan sebuah telepon genggam digital atau terminal mobile yang mempunyai fasilitas WAP,
melihat/membaca isi sebuah situs di internet dalam
sebuah format teks khusus
Perangkat keras Jaringan local
Untuk membangun jaringan
local sehingga dapat terhubung dengan internet yang digunakan, perlu
dipersiapkan perangkat keras yang mendukunbgnya. Perangkat keras jaringan lokal
disebut saluran komunikasi antarmuka. Dalam jaringan lokal, perangkat keras
yang dibutuhkan adalah sebagai berikut.
1.
KOMPUTER SERVER
Kkomputer server adalah pihak yang menyediakan sumber daya secara maksimal untuk digunakan oleh komputer client, tetapi komputer server sendiri tidak menggunakan sumber daya dari komputer lain.
Kkomputer server adalah pihak yang menyediakan sumber daya secara maksimal untuk digunakan oleh komputer client, tetapi komputer server sendiri tidak menggunakan sumber daya dari komputer lain.
Mengingat
tugasnya yang cukup besar dan umumnya harus sanggup beroperasi selama 24 jam
penuh, maka komputer server harus didukung dengan spesifikasi yang mumpuni dan
cenderung berbeda dibanding spesifikasi pada komputer-komputer biasa. Selain
itu komputer server juga harus memiliki sistem operasi khusus atau umumnya
disebut dengan istilah Sistem Operasi Jaringan.
Komputer
server terbagi dalam beberapa jenis, diantaranya yaitu :
1.
Server Web
2. Server Applikasi
3. Server Database
2. Server Applikasi
3. Server Database
2.
Pengertian Komputer Client
Komputer Client adalah seperangkat komputer yang digunakan untuk melakukan pengolahan data yang diambil dari komputer server. Sederhananya, komputer client adalah pihak yang mendapat layanan dari komputer server, dimana peran komputer client ini terbatas hanya sebagai pengguna semata dan tidak menyediakan sumber daya. Jika komputer server kerap disebut-sebut sebagai komputer induk, maka komputer client justru lebih sering disebut dengan istilah Workstation atau Node.
Komputer Client adalah seperangkat komputer yang digunakan untuk melakukan pengolahan data yang diambil dari komputer server. Sederhananya, komputer client adalah pihak yang mendapat layanan dari komputer server, dimana peran komputer client ini terbatas hanya sebagai pengguna semata dan tidak menyediakan sumber daya. Jika komputer server kerap disebut-sebut sebagai komputer induk, maka komputer client justru lebih sering disebut dengan istilah Workstation atau Node.
3.
NIC (NETWORK INTERFACE CARD)
a.
Pengertian NIC (Network Interface Card)
Dalam bahasa Indonesia, NIC atau Network Interface Card dapat diartikan sebagai Kartu Jaringan, namun istilah yang lebih populer untuk menyebut NIC adalah Ethernet Card atau LAN Card.
Dalam bahasa Indonesia, NIC atau Network Interface Card dapat diartikan sebagai Kartu Jaringan, namun istilah yang lebih populer untuk menyebut NIC adalah Ethernet Card atau LAN Card.
NIC
(Network Interface Card) merupakan salah satu perangkat keras jaringan komputer
yang menyediakan media untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer
lainnya.
Saat
ini ada beberapa jenis pengaplikasian yang dilakukan untuk menanamkan NIC ke
dalam sebuah komputer. Ada yang sudah terintegrasi dengan motherboard, kemudian
ada juga yang berupa kartu dan ditancapkan ke slot ekspansi motherboard, lalu
yang paling canggih adalah NIC yang berupa USB. Meskipun tren jaringan komputer
yang memanfaatkan NIC sudah mulai tergeser dengan adanya WIFI yang lebih
praktis dan efisien, namun NIC masih umum digunakan sampai saat ini.
b.
Fungsi NIC (Network Interface Card)
Pada
dasarnya agar dapat dijalankan dalam suatu jaringan, NIC harus terpasang di
dalam komputer client dan komputer server. Fungsi perangkat keras jaringan
komputer yang satu ini terbagi menjadi 2, yaitu :
Sebagai
piranti yang menyambungkan kabel jaringan dengan komputer.
Sebagai piranti yang menyediakan pengalamatan secara fisik. Yang mana hal ini sekaligus menegaskan bahwa NIC memiliki kode tertentu yang unik.
Sebagai piranti yang menyediakan pengalamatan secara fisik. Yang mana hal ini sekaligus menegaskan bahwa NIC memiliki kode tertentu yang unik.
4. KABEL JARINGAN
a.
Pengertian Kabel Jaringan
Alat
berikutnya yang menjadi bagian dari macam-macam perangkat keras jaringan
komputer adalah kabel jaringan. Adapun pengertian kabel jaringan yakni kabel
yang dirancang khusus sebagai penghubung dalam suatu jaringan komputer, yang
mana sifatnya masuk dalam kategori sebagai media transmisi terarah
(guided/wireline).
Jika
diurai lagi, umumnya ada 3 macam tipe kabel yang masuk dalam kategori kabel
jaringan yaitu kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), kabel Coaxial dan kabel
Fiber Optic. Diantara ketiga kabel jaringan tersebut, kabel UTP (Unshielded
Twisted Pair) adalah yang paling sering digunakan untuk membangun sebuah
jaringan komputer, karena dianggap lebih mudah dipasang, ukurannya lebih kecil
dan harga serta biaya instalasinya lebih murah dibandingkan dua kabel lainnya.
Tak
berbeda jauh dengan NIC (Network Interface Card) yang keberadaannya sudah mulai
ditinggalkan semenjak tren WiFi mulai mengambil alih dunia jaringan komputer,
begitu pula yang terjadi dengan kabel jaringan yang keberadaannya kian hari
kian berkurang lantaran tidak sepraktis WiFi yang punya kelebihan sebagai
teknologi tanpa kabel (wireless) atau nirkabel. Pun demikian bukan berarti
kabel jaringan serta-merta ditinggalkan begitu saja. Beberapa kalangan masih
banyak yang menggunakan kabel jaringan karena dinilai sanggup memberi
konektivitas yang cenderung lebih stabil ketimbang WiFi.
b.
Fungsi Kabel Jaringan
Dalam
perannya sebagai salah satu perangkat keras jaringan komputer, kabel jaringan
berfungsi sebagai media transmisi untuk membangun sebuah jaringan komputer.
Lewat kabel jaringan lah transmisi data dalam suatu jaringan komputer dapat
diaruskan dengan baik dan tepat sasaran. Baik antara komputer dengan komputer,
dari server ke switch/hub dan lain lain, atau antara satu user dengan user
lainnya yang berada di dalam satu wilayah lokal.
5. KONEKTOR
a.
Pengertian Konektor
Perangkat
keras untuk jaringan komputer selanjutnya adalah konektor. Adapun pengertian
konektor adalah perangkat keras yang digunakan sebagai penghubung antara kabel
dengan komputer.
Dalam
dunia jaringan komputer, tiap-tiap jenis kabel memiliki konektor yang
berbeda-beda pula. Sebagai contoh, kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) seperti
Ethernet kategori 5 biasanya menggunakan konektor jenis RJ-45, kabel coaxial
menggunakan konektor jenis BNC/T, sementara kabel fiber optic menggunakan
konektor jenis ST.
b.
Fungsi Konektor
Dalam
penerapannya sebagai perangkat keras jaringan komputer, konektor memiliki
fungsi penting sebagai penghubung antara kabel dengan colokan NIC (Network
Interface Card) yang terletak pada sebuah komputer. Lewat konektor inilah
aliran arus berupa transmisi antara kabel dan komputer dapat terjadi, sekaligus
memantapkan posisi kabel agar dapat tertancap dengan baik di coloan NIC
(Network Interface Card).
6.
HUB
a. Pengertian Hub
Alat
penting lainnya yang masuk dalam kategori macam-macam perangkat keras jaringan
komputer berikutnya adalah Hub. Definisi atau pengertian Hub yaitu komponen
jaringan komputer yang memiliki colokan (port-port), yang umunya digunakan
untuk menyatukan kabel-kabel jaringan dari tiap workstation, server atau
perangkat jaringan lainnya.
Sederhana-nya,
hub merupakan media transmisi untuk menghubungkan beberapa kabel jaringan
sekaligus. Atau jika dianalogikan sebagai sebuah jembatan, maka bisa dikatakan
bahwa hub merupakan jalan yang menghubungkan beberapa kota atau provinsi.
Jumlah
port yang terdapat pada sebuah Hub biasanya beragam, ada yang 8, 16, 24, atau
32 port. Hub juga merupakan perangkat keras jaringan yang populer dipakai untuk
membangun topologi bintang, dimana kabel Twisted Pair yang berasal dari sebuah
workstation masuk ke dalam hub.
Keuntungan
mengunakan hub adalah fleksibelitas yang dimiliki, sehingga setiap client dapat
ditambahkan setiap waktu tanpa menganggu jaringan yang sedang beroperasi. Akan
tetapi hub tidak mampu membaca data dan tidak mengetahui sumber dari tujuan
paket-paket yang dilepaskan melalui Hub tersebut.
b.
Fungsi Hub
Fungsi
hub sangat vital sekali terhadap jaringan komputer karena perangkat keras
jaringan komputer yang satu ini merupakan penerima sinyal dari sebuah komputer
dan merupakan titik pusat yang kemudian menyalurkan sinyal atau transmisi ke
seluruh komputer yang berada di sebuah jaringan tertentu.
Hub
juga berperan sebagai penguat sinyal kabel UTP, konsentrator dan penyambung ke
perangkat keras komputer lainnya. Saking pentingnya, Hub yang berpengaruh besar
terhadap cepat atau lambatnya proses koneksi di dalam suatu jaringan tidak
boleh mengalami kerusakan karena dapat menyebabkan seluruh jaringan komputer
mengalami gangguan atau bahkan lumpuh.
7.
SWITCH
a. Pengertian Switch
Berikutnya
yang masuk dalam macam-macam perangkat keras jaringan komputer adalah switch.
Ini merupakan perangkat keras komputer yang sejatinya memilki prinsip tak jauh
berbeda dengan Hub. Hanya saja switch memiliki tugas yang sedikit lebih rumit
sekaligus memiliki kecerdasan yang lebih baik ketimbang Hub.
Switch
memiliki kecepatan transfer data dari server ke workstation atau sebaliknya.
Jika dibandingkan dengan bridge, cara kerja yang dimilikinya hampir sama namun
switch memiliki jumlah port yang banyak sehingga switch sering dinamakan
multi-port bridge.
b.
Fungsi Switch
Perangkat
keras jaringan komputer yang satu ini berfungsi sebagai media transmisi
komputer untuk membentuk segmen jaringan. Switch bertindak sebagai perangkat
yang mengontrol sinyal listrik, serta di sisi lain juga menganalisa paket data
atau informasi pada lapisan (layer data link) sebelum dikirim ke tujuan. Adapun
paket data atau informasi yang dianalisa switch adalah alamat MAC address dari
setiap perangkat dan komputer yang tersambung dengan dirinya.
8.
REPEATER
a. Pengertian Repeater
Jenis
perangkat keras jaringan komputer selanjutnya adalah repeater. Sederhananya,
repeater adalah alat yang digunakan untuk memperkuat sinyal di dalam jaringan
komputer. Cara kerjanya kira-kira sebagai berikut : sinyal yang diterima dari
satu segmen kabel LAN ke segmen LAN berikutnya akan diproses, lalu dipancarkan
kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen lainnya.
b.
Fungsi Repeater
Fungsi
repeater pada umumnya adalah mengulangi kembali sinyal, dengan tujuan untuk
memperkuat sinyal yang diterima dari suatu segmen jaringan sebelum kemudian
dipancarkan kembali sehingga lebih kuat dan dapat mencapai jarak yang lebih jauh
atau memperluas jangkauan. Dengan adanya repeater, maka jarak antar workstation
dapat dibuat semakin jauh tanpa perlu khawatir akan hilangnya sinyal.
9.
BRIDGE
a. Pengertian Bridge
Diantara
macam-macam perangkat keras jaringan komputer lainnya, bisa dikatakan bahwa
bridge termasuk salah satu alat yang canggih sekaligus cerdas. Pengertian
bridge adalah perangkat yang menghubungkan beberapa jaringan untuk mendapatkan
jaringan yang efisien, dimana kebanyakan bridge dapat mengetahui masing-masing
alamat dari tiap segmen komputer pada jaringan di sekitarnya.
b.
Fungsi Bridge
Pada
dasarnya fungsi bridge hampir serupa dengan fungsi repeater, hanya saja bridge
lebih cerdas dan fleksibel ketimbang repeater. Adapun salah satu keunggulan
bridge yaitu dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi
yang berbeda, misalnya menghubungkan Ethernet baseband dengan Ethernet
broadband, ataupun menghubungkan tipe topologi yang berbeda.
Jika
dianalogikan secara sederhana, cara kerja bridge menyerupai polisi lalu lintas
yang mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk. Bridge adalah alat
yang mengatur agar informasi di antara kedua sisi jaringan tetap berjalan
dengan baik dan teratur, menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah (baik
jaringan yang sama maupun berbeda), serta memetakan alamat jaringan dan hanya
memperbolehkan lalu lintas data yang diperlukan saja.
10.
ROUTER
a. Pengertian Router
Pengertian
Router yaitu salah satu perangkat keras dalam jaringan komputer yang dilengkapi
oleh Network Operating System sehingga dapat menghubungkan dua atau lebih
jaringan komputer yang berbeda. Sederhananya, router digunakan untuk membagi
protocol kepada jaringan-jaringan lainnya, dengan begitu maka protocol bisa
di-sharing ke bebrerapa perangkat jaringan lainnya sekaligus.
Router
memiliki kemampuan untuk menyaring atau menfilter data yang lalu lalang di
jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Jika disederhanakan, router
adalah alat yang menentukan jalur mana yang terbaik untuk dilewati paket data
agar data tersebut dapat sampai ke tujuannya. Router akan mencari jalur yang
terbaik untuk mengirimkan sebuah sinyal berdasarkan alamat tujuan dan alamat
asal.
Jika
dibandingkan dengan bridge yang dapat mengetahui alamat masing-masing komputer
pada masing-masing jaringan sisi jaringan, Router justru dapat mengetahui
keseluruhan jaringan melihat sisi yang paling sibuk dan router juga dapat
menarik data dari sisi yang sibuk tersebut.
b.
Fungsi Router
Sekilas,
fungsi router mirip dengan fungsi perangkat keras jaringan komputer lainnya
seperti hub/switch. Hanya saja jika switch lebih berfungsi sebagai penghubung
beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN), router memiliki
kemampuan yang lebih luas lagi karena berfungsi sebagai penghubung antara
beberapa jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya
seperti jaringan model LAN, MAN, bahkan WAN.
11.
GATEWAY
a. Pengertian Gateway
Dalam
bahasa Indonesia, istilah gateway dapat diartikan sebagai ‘gerbang jaringan‘.
Sementara pengertian dari gateway itu sendiri yakni perangkat berupa hardware
atau software dalam jaringan komputer, yang digunakan untuk menghubungkan satu
jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer lainnya yang
menggunakan protokol komunikasi yang berbeda.
Umumnya
penggunaan gateway lebih sering diterapkan pada jaringan komputer dengan skala
yang besar. Alhasil penggunaan gateway jadi jarang ditemukan dan menimbulkan
kesalahan persepsi di kalangan pengguna jaringan komputer yang kerap menganggap
bahwa gateway memiliki definisi dan konsep cara kerja yang sama seperti router.
Padahal jika ditelusuri lebih dalam, sebenarnya gateway dan router memiliki
detail cara kerja yang berbeda dan tidak bisa dikatakan sama begitu saja.
b.
Fungsi Gateway
Fungsi
gateway yakni untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan jaringan
komputer lainnya meski kedua jaringan tersebut menggunakan protokol komunikasi
yang berbeda. Sederhananya,g ateway adalah yang menjembatani dua aplikasi atau
jaringan yang tidak kompatibel, sehingga dapat saling bertukar data antar
komputer yang berbeda-beda.
12.
ACCESS POINT
a. Pengertian Access Point
Berikutnya
yang masuk dalam jajaran macam-macam perangkat keras jaringan komputer adalah
access point. Adapun pengertian access point yaitu sebuah alat yang digunakan
sebagai perpanjangan tangan dari alat-alat wireless ke sebuah jaringan berkabel
(wired network), dimana tujuan utama dari penggunaan access point adalah untuk
membuat jaringan WLAN (Wireless Local Area Network).
b.
Fungsi Access Point
Dalam
sebuah jaringan komputer, fungsi access point yakni sebagai Hub/Switch yang
bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel.
Access point bekerja dengan cara memancarkan sinyal melalui gelombang radio,
sehingga cakupan jaringan yang terbentuk menjadi lebih luas. Mengingat
fungsinya sebagai penerima sekaligus pemancar itulah maka access point kerap
disebut dengan istilah base station.
13.
MODEM
a. Pengertian Modem
Alat
berikutnya yang masuk dalam kategori macam-macam perangkat keras jaringan
komputer adalah modem. Adapun pengertian modem yaitu singkatan dari dua kata
yang terdiri dari : Modulator dan Demodulator. Definisi Modulator yakni alat
yang bertugas untuk mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier)
agar dapat dikirim ke pengguna melalui media tertentu. Sedangkan definisi
Demodulator yakni kebalikan dari Modulator itu sendiri, dimana tugasnya yaitu
sebagai alat yang memproses agar bisa mendapatkan kembali sinyal yang dikirim
oleh pengirim. Dalam sistem kerjanya, sinyal akan dipisahkan dari frekuensi
tinggi dan sinyal yang berupa analog akan diubah kembali menjadi sinyal digital
agar bisa diterima dengan baik oleh komputer.
b.
Fungsi Modem
Sebagai
salah satu perangkat keras jaringan komputer yang memiliki peran penting, modem
berfungsi sebagai penghubung jaringan LAN dengan internet. Berkat modem-lah
sinyal digital dari komputer dapat dubah menjadi sinyal analog ketika melewati
medium seperti saluran telepon sehingga dapat dipahami oleh kita manusia.
Proses kebalikannya juga sama, dimana sinyal analog diubah terlebih dahulu oleh
modem menjadi sinyal digital agar dapat dipahami oleh computer
Sumber
dari : www.datamasglobalsolusindo.com/?p=2347
Komentar
Posting Komentar